Postingan

Daun ekor naga sebagai anti kanker

Gambar
  Tanaman Daun Ekor Naga (Rhaphidophora pinnata (L.F )  alternatif Antikanker                                            Penggunaan tanaman herbal dianggap cukup manjur untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salahsatu tanaman obat yang digunakan secara tradisional oleh masyarakat yaitu daun ekor naga ( Rhaphidophora pinnata (L.F ). Daun ekor naga ini sering digunakan untuk obat tradisional salahsatunya sebagai anti kanker (Pramesti, et a l., 2017). Tanaman ekor naga berasal dari himalaya yang merupakan tumbuhan herbal, merambat, memanjat dengan tinggi 5 hingga 20 meter. Akar tanaman ekor naga melekat pada tumpuannya seperti tembok atau pohon dan juga memiliki akar gantung. Batang tanaman ekor naga berwarna hijau dan berbentuk bulat dan memiliki nodus-nodus. Tanaman ekor naga mempunya daun yang berwarna hijau berbagi da...

MATERI PEPTIDA DAN IKATAN PEPTIDA

peptida dan ikatan peptida Peptida Peptida adalah beberapa molekul asam amino dapat berikatan satu dengan lain membentuk suatu senyawa. Apabila jumlah asam amino yang berikatan tidak lebih dari sepuluh molekul disebut oligopeptida. Peptida yang dibentuk oleh dua asam amino disebut dipeptida. Selanjutnya tripeptida dan tetrapeptida ialah peptida yang terdiri atas tiga molekul dan empat molekul asam amino. Delapan asam amino dengan demikian akan membentuk oktapeptida. 2.       Ikatan peptida adalah ikatan yang terbentuk antara atom C karboksilat asam amino dengan atom N amina dari asam amino lainnya. Pada prosesnya, reaksi ini melepaskan sebuah molekul H2O : Suatu peptida ialah suatu amida yang dibentuk dari dua asam amino atau lebih. Ikatan amida antra suatu gugus a-amino dari suatu asam amino dan gugus karboksil dari asam amino lain disebut ikatan peptida.  Contoh peptida  berikut yang dibentuk dari alanina dan glisina, disebut  al...

RAPID (Randomized Pharmacophore Identification For Drug Design)

RAPID (Randomized Pharmacophore Identification For Drug Design) Farmakofor menurut  IUPAC  adalah faktor sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan terjadinya interaksi molekuler secara optimal dengan struktur target biologis spesifik sebagai penginduksi atau penghambat respon biologis(Hamzah et al,2015) Menurut Hamzah et al (2014) Pemodelana farmakofor berbasis ligan telah menjadi strategi dibidang komputasi khususnya untuk memudahkan penemuan obat khususnya agonis dan antagonis reseptor estrogen  alfa  yang digunakan sebagai terapi kanker leher rahim tanpa adanya sasaran struktur makromolekul dengan menggunakan aplikasi MOE. Farmakofor merupakan posisi geometrik tiga dimensi dari gugus-gugus yang terdapat di dalam suatu ligan yang membentuk suatu pola yang unik yang dapat dikenali oleh reseptor secara spesifik yang bertanggung-jawab terhadap proses pengikatan ligan dengan suatu reseptor dan aktivasi reseptor tersebut (Thomas, 2007). RAPID (Randomized P...

MATERI ATEROSKLEROSIS DAN ANTIHIPERLIPIDEMIA

Aterosklerosis Aterosklerosis berasal dari bahasa yunani yaitu ‘athere-‘ yang berarti bubur, dan ‘– skleros’ yang berartii keras. Aterosklerosis adalah penyakit akibat respon peradangan pada pembuluh darah (arteri besar dan sedang), bersifat progresif, yang ditandai dengan deposit massa kolagen, kolesterol, produk buangan sel dan kalsium, disertai proliferasi miosit yang menimbulkan penebalan dan pengerasan dinding arteri, sehingga mengakibatkan kekakuan dan kerapuhan arteri (Stary, 1995). Aterosklerosis sangat dipengaruhi kadar kolesterol yang tinggi (khususnya LDL), merokok, tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, obesitas, dan kurangnya aktifitas fisik. Tingginya kadar homosistein darah, fibrinogen, dan lipoprotein-A juga dilaporkan sebagai faktor risiko terjadinya aterosklerosis. Ada 4 faktor risiko biologis yang tidak dapat diubah, yaitu usia, jenis kelamin, ras, dan riwayat keluarga (genetik). Helicobacter Pylori dan Chlamydia Pneumoniae , juga bisa menimbulkan infe...

MATERI FARMAKOFOR RAPID

FARMAKOFOR Defenisi farmakofor Farmakofor adalah deskripsi abstrak dari fitur molekuler yang diperlukan untuk pengenalan molekuler ligan oleh makromolekul biologis. IUPAC mendefinisikan farmakofor sebagai "sekumpulan fitur sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan interaksi supramolekul optimal dengan target biologis spesifik dan untuk memicu (atau menghalangi) respons biologisnya". Model farmakofor menjelaskan bagaimana ligan struktural yang beragam dapat berikatan dengan situs reseptor yang umum. Selanjutnya, model farmakophore dapat digunakan untuk mengidentifikasi melalui desain de novo atau ligan novel skrining virtual yang akan mengikat reseptor yang sama. Farmakofor merupakan susunan tiga dimensi dari atom dalam molekul obat yang memungkinkan untuk berikatan     dengan reseptor yang diinginkannya dan bertanggung jawab dengan respon   biologis karena terikat dengan reseptor yang dikehendakinya. Fungsi farmakofor:...